Sunday, May 28, 2006

Berita Duka

Gempa besar berkekuatan 6.2 skala Richter mengguncang Yogyakarta dan daerah sekitar Sabtu pagi saat banyak orang masih terlelap. Dari berita terakhir yang gue baca di CNN, bencana kali ini memakan 3000 korban jiwa, dan pastinya angka ini masih akan tumbuh lebih besar lagi.

Coba lihat berita foto dari CNN, menyayat hati banget...

Ironisnya, fokus bencana alam belakangan ini ditujukan ke meletusnya Gunung Merapim bukan gempa bumi.

Saturday, May 27, 2006

pupuk?

Baru selesai nonton Monalisa Smile, nyalain MSN, dan seseorang memanggil. Kirain mau ngasih tau, "Eh, ada gempa di Yogya loh barusan..." Ternyata pesannya adalah, "Harga pupuk naik..." -_-

Thursday, May 18, 2006

Coba...

"Coba telpon itu bisa dipake dimanapun kapanpun yah..."

Begitu kata mamiku ditelepon tadi sewaktu kita harus udahan ngobrol karena si mami harus siap2 pergi. Kirain mamiku itu masih pengen ngobrol sama anak pertamanya lebih lama. Eh, ternyata maksudnya ditujukan buat anak keduanya yang baru lepas landas dari Hong Kong menuju Jakarta

Sebenernya bukannya nggak bisa sih. Dengan perkembangan teknologi jaman sekarang gitu loh. Komunikasi antar negara, bahkan antar benua sih, kecil! Tapi kalo cuma gara2 adek gue transit 3 jam di Hong Kong, terus kita mesti set up biar HP dia bisa nelpon dari sana sih, ngapain repot2?

Anyway, kalimat senada imaginasi nyokap gue diatas yang paling sering muncul dipikiran kalian semua apa? This one's mine: Coba gue punya pintu kemana sajanya Doraemon. Heck, coba gue punya Doraemon!

Friday, May 12, 2006

Nasionalisme

"Masa sih untuk meningkatkan rasa nasionalisme perlu ke luar negeri dulu??"

Mengutip pertanyaan seorang teman blogger. Bener nggak sih?

Buat gue pribadi, setelah pergi meninggalkan Indonesia, gue sadar kalo gue cinta Indonesia. Budayanya beragam banget dan menarik. Lalu tumbuh keinginan untuk belajar lebih banyak tentang Indonesia. Dan gue jadi bangga banget sama hal2 yang berkaitan dengan Indonesia. Denger berita kalo SBY nominasi nobelis, bangga dong! (kapan sih seleksinya?) Liat liputan CNN tentang aktivitas Gunung Merapi, hati gue gembira. (Indonesia masuk CNN loh!) Ketemu orang yang tau sesuatu tentang Indonesia juga bisa buat gue seneng. (Kaya advisor gue yang bisa nyanyi Bengawan Solo!) Dan gue berangan2 Indonesia dalam waktu dekat bisa dikenal di mata dunia dengan reputasi yang bagus.

Gue tau banyak orang yang keluar dari Indonesia dan 100% meninggalkan Indonesia. Nggak mau berurusan dengan segala hal yang berbau Indonesia. Sampai2 ada yang lupa caranya berbahasa Indonesia. Sesuatu yang traumatis mungkin pernah menimpa orang2 seperti itu yah dulunya. Sayang...

Banyak juga orang yang meninggalkan Indonesia dan nggak mau balik lagi karena kondisi hidup di tempat mereka sekarang lebih menjanjikan. Hidup di Indonesia itu besar pasak daripada tiang. Gaya hidupnya mahal, tapi pendapatan orang rata2 dikit banget! Alhasil Indonesia banyak kehilangan orang2 yang bisa buat bangsa ini maju. Soalnya ya itu, mereka lebih baik nyumbang keterampilan dimana kerja mereka dihargai besar.

Gue pengen pulang dan kerja di Indonesia. Gue pengen keterampilan gue bisa dipake untuk kemajuan Indonesia. Gue pengen Indonesia maju. Tapi usaha satu orang apa artinya? Apa ada cukup orang yang tumbuh nasionalismenya setelah tinggal di luar negri dan mau pulang ke Indonesia? Jadi keinginan gue itu mungkin cuman jadi mimpi indah belaka.

Gue pernah berandai2; Nanti kalo gue udah jadi orang kaya, gue mau ngasih beasiswa buat anak2 Indonesia untuk sekolah ke luar negri minimal setaon. Maksudnya buat menumbuhkan rasa cinta Indonesia deh intinya. Bisa terwujud nggak ya?

Hard Rock FM Jakarta Online

oh senangnya gue baru nemu kalo bisa streaming radio HardRock FM Jakarta. Selain makanan, yang gue kangenin dari Indo siaran radionya. Walaupun penyiarnya suka jayus, walaupun penyiarnya suka sok2 berbahasa inggris pas2an, gue sukaaa... Apalagi kalo lagi iklan, suka banyak yang lucu2. Radio disini kalo pasang lagu diulang2 terus, programnya sangat tidak bervariasi.

Tapi satu yang ganggu gue waktu lagi denger siaran barusan. Pendengar boleh sms untuk jawab quiz yang lagi berlangsung. SMS itu harus berisi nama, jenis kelamin, dan jawaban quiz. What has gender got to do with the quiz?

Wednesday, May 10, 2006

Minggu Finals

Final week semester ke-dua gue udah beres separo. Harusnya mau diberesin sekalian hari ini dua2nya. Tapi berhubung seperti biasa, sindrom "bersih-bersih saat rasa malas belajar" menyerang, gue putusin hari ini satu aja deh yang gue kerjain. Kemaren bukannya belajar gue soalnya malah bersih2 dapur. Hmm... sekarang waktunya koreksi final anak2 freshmen gak tau diri itu. Males.....

Monday, May 01, 2006

Iklan Master Card

Lagi buka Kompas.com, gue liat ada iklan Master Card versi Indonesia.

Serunya berbelanja di Bangkok: 20,000 Baht
Pijat ala Thai: 3,300 Baht
Melakukannya dua hari berturut-turut: priceless
Loh kok priceless? Mestinya versi Indonesia ya 100% bahasa Indonesia yah...
Serunya berbelanja di Bangkok: 20,000 Baht
Pijat ala Thai: 3,300 Baht
Melakukannya dua hari berturut-turut: tak ternilai
Nggak mantep yah? :P

Saturday, April 29, 2006

Random Thought: Kecap

Siapa yang nggak suka kecap manis? Kayanya nggak ada deh. Enak banget gitu loh. Tapi sesuka2nya gue sama kecap manis, gue nggak sampe gila segala macem dikecapin sampe item...

Waktu lagi ngobrol2 sama Asti dan Ninda, kita sampe ke topik makanan dan ngebahas kecap manis. Lalu tercetuslah ide makan spaghetti pake kecap manis. Ha?? Nggak banget deh! Tapi Ninda ngotot spaghetti kecap manis itu enak. Hmmm... Kebetulan gak lama setelah itu, Asti masak spaghetti. Pertamanya Asti yang pengen nyobain idenya Ninda, akhirnya semua kepingin dan semua setuju kalo spaghetti kecap manis itu enak! :P Bukan spagehetti Italia lagi sih jadinya, lebih kaya mi Jawa...

OK, ngomong2 soal kecap, pada penasaran nggak sih apa hubungan antara kecap dan ketchup (saos tomat bahasa kerennya)? Dulu gue sempet mikir, apa istilah ketchup dibawa oleh kaum Belanda kali yah, trus kupingnya orang Indo nangkep, dan dipakelah istilah kecap(cara baca ketchup) untuk saos2 berwarna kecoklatan, misalnya kecap manis, kecap asin, kecap ikan dan kecap2 lainnya kalo ada.

Ternyata kenyataannya kebalik loh bow! Justru istilah ketchup itu diperkirakan berakar dari istilah kecap kita! Nggak ada yang tau pasti sih. Tapi menurut Wiki, kemungkinan kecap asalnya dari bahasa Malay, yang nggak lain adalah akar bahasa Indonesia. Oke deh!! :)

Friday, April 21, 2006

Cheaters!

Hari ini hari gue ngasih quiz untuk murid2 ter-(gak ku)sayang gue. Seperti biasa, gue bawa bahan bacaan buat ngabisin waktu. Biasanya sih gue sekali2 angkat mata, patroli pandangan kesekeliling kelas, just to make sure everyone's doing their own work.

Hari ini, gue yakin banget ada 1 murid gue yang nyontek. Namanya orang lagi test kan biasanya serius ngerjain. Ini orang satu matanya nggak bisa diem. Dia lirik kiri, trus lirik gue, trus liat ke mejanya sendiri. Lirik kiri, lirik depan, lirik bawah. Hmmm... dikiranya gara2 dia pake topi, gue gak bisa liat kali yah kalo matanya lagi belanja.

Jadi gue yang biasanya konsen ke buku bacaan gue kalo lagi nungguin kuis, kali ini gue berdiri didepan, pasang posisi siap siaga.

Yang dicontekin anak pinter sih. Jadi gue peduli. Kalo yang dicontekin geblek sih, salahnya sendiri nyontek... hehehe...

Wednesday, April 19, 2006

Saturday, April 15, 2006

Happy Easter!

Paskah. Kalo natal dikonsumerisasikan dengan pohon natal berhiaskan segala pernak-pernik bernuansa merah, valentine dengan bunga mawar dan warna pink, paskah adalah waktunya mendekorasi dengan telur warna-warni dan sang kelinci paskah. (Si Easter Bunny mungkin cuman di Amrik aja sih...) Apa yah hubungannya kelinci sama paskah? Apa juga hubungannya telur sama paskah? Ada yang tau? Hubungi gue.

Ngomong-ngomong soal telur paskah, dulu jaman-jaman masih ada pelajaran prakarya, agenda kita di minggu menjelang paskah pasti menghias telur. Tapi, lain dari hiasan telur paskah di sini yang biasanya hanya diwarnai dengan motif totol-totol kaya macan tutul, polos satu warna atau lebih, bergaris-garis zig-zag, sampe corak-corak kreatif tergantung sang penghias. Hiasan telur ala Indonesia adalah dengan menyulap si telur jadi karakter ciptaan kita. Paling populer sih biasanya telur sarjana. Kenapa yah?

Favorit gue juga sih, entah kenapa. Kalo nggak salah pernah juga gue buat telur santa klaus. Mungkin malah beberapa kali, gampang sih. Tinggal gunting kertas merah bentuk segitiga, gulung sampe berbentuk kerucut, jadi topi deh. Untuk jenggotnya, pake kapas dong. Tinggal gambar mata, dan hidung, jadi deh. (Mulutnya kan ketutup jenggot putih tebelnya...) Pernah niat banget, gue buat telur cewek, dan untuk rambutnya gue tempelin benang wol, terus dikepang dua... hihihi...

Sayangnya karena nggak pernah terpikir untuk diabadikan, gue nggak inget lagi tuh pernah buat karakter apa aja. Boro-boro difoto. Sampe rumah biasanya cuman gue tunjukin ke orang-orang rumah, trus langsung dimakan! Tapi seniat-niatnya, nggak pernah gue sampe seniat orang ini...

Wednesday, April 12, 2006

My advisor: Did I tell you that someone called me asking about you? Someone is interested in hiring you. But I told her that you're not graduating this year and to consider you for next year instead.


*senang*

Sunday, April 02, 2006

Dedicated for my best friend

Before leaving Jakarta, I didn't know what it means to "maintain a friendship." I took the people around me for granted. I was so happy to be constantly surrounded by my beloved family that I don't think I needed a friend outside of them.

You know how parents usually complaint about their daughters spending so much on the telephone it nearly send them to bankruptcy? Well, not my parents, or should I say, not this daughter. I rarely call my friends just for the fun of it. My friends usually were the one who called, and often times our conversations were filled with homework questions. And badly enough, I remember that when someone called just to chat, I often times thought, what a waste of times! So as you might guess, I didn't have a lot of real friends back then. Didn't feel it was any problem though, 'cause hey, I've got mom or dad or my sisters who was just a shout away. I realized that at the worst, it made my social skills nearly ZERO.

Then I left for the US. The first couple of years was still full of fun. I lived with my cousin. Her friends became my friends. Lively! The next year wasn't too bad. My cousin left for Seattle, but I still have a few friends that I made the first couple of years. The fourth year my sister came to town. Then I made new friends, her friends became my friend. See the pattern now? Yep, I always knew someone from somebody else. I think I probably made only one real friend on my own during my stay in St. Cloud. Pathetic!

I started having problem since I moved to Duluth. This time, I moved to a completely new place. Didn't know anyone and no Indonesian (which if there had been any would have made it a lot easier...) I pushed myself, I wanted to know people. But still it's so hard! My conversations with the people I knew here is as far as, how are you, what kind of class you're taking, stuff like that. NOW I finally feel I have a problem.

But at this time, I started to get close again to my childhood friend. We started emailing each other about our problems and life story. We used to do everything together. Our moms are friends. We went to the same school for 12 years, we went to the same church, we took the same extracurricular activities, we both were kind of antisocial, me because of the reasons I've put above, her because of her attitude problem she used to have.

She considered me her best friend. Me? I didn't. If you would asked me then who I considered to be my best friend, I don't think I would have mentioned her name. But I'm grateful that we're still friends until this moment. Now I will proudly say that I'm lucky to have a friend like her.

She's become this wonderful person. Her life is not problem free, but she has so much faith in God. The way she talks now is different, very wise. When I went back last winter break, I hang out with her a lot. I brought her when I met with my high school friends. The most fun part we had was when our family spent about 4 days in her mom's hometown.

Now she's preparing for her wedding next year. I hate it that I know I wouldn't be able to make it. I was so happy when she gave me the big news. I couldn't stop smiling that day. This is for you cha... My confession and my apology. May we always be the best of friends.

Saturday, March 25, 2006

'everything' or everything?

Spring break kemaren gue nyobain toko bagel baru di SCSU. Tempatnya dari luar menarik perhatian. Dindingnya dihiasi warna-warni ceria. Kok nggak kepikiran ngambil fotonya yah... Anyway, gue nyobain beli salah satu menu mereka, bagel dog.

Waktu itu, satu2nya bagel dog yang tersisa cuman plain, tanpa topping. Jadi kita tanya,

"Ada yang pake topping nggak?"
"Kalo mau dibuatin baru, tunggu 15 menit."
"15 menit? Gak masalah... Pilihan toppingnya apa aja?"
"We have 'Everything and Cheese'."
"Everything itu apa aja?"
Sejenak sang tukang jaga pasang tampang bingung. Trus dia nunjukin setoples topping yang gak jelas bentuknya. Akhirnya kita manggut2 aja.
"Ok deh, I'll take that one."
Saatnya makan! Kita buka bungkusnya, dan... bagel gue bertopping 'everything and cheese'. Oooo... 'everything and cheese' itu nama toppingnya toh! Gue dan Feli baru ngeh saat itu. Kirain tadi mereka ada topping everything, i.e. Semuanya tersedia, nggak ada yang kosong, dan keju. Jadi ceritanya yang jual dan yang beli sama2 geblek...

Friday, March 17, 2006

Sunset

Taken on the way to St. Cloud

Sunday, March 12, 2006

Spring Break 2006, St. Cloud

  • Ngobrol ngalur ngidul sama Asti.
  • Jalan2 tanpa tujuan muter2 St Cloud gara2 udah waktunya pulang tapi belom selese ngobrol.
  • Makan di Pho San.
  • Maen sama Kara & Keila.
  • Hang out bareng Feli.
  • Makan di Garvey (Makin parah...)

Thursday, March 09, 2006

Futton

God works in His own mysterious way. Dan hari gue ngerasa ungkapan itu emang bener. Sejak kemaren, apartemen gue panas dan pengap. Radiator pemanas di kamar mandi dan ruang tamu kenceng banget nyemburin uap panas. Alhasil didalem apartemen rasanya udah kaya dikukus. Untungnya kamar tidur gue nggak ada radiatornya, jadi semalem gue tidur buka jendela sedikit udah serasa tidur pake AC kalo di Jakarta.

Gara2 kemaren gue baru pulang malem, gue nggak langsung telpon landlord gue. Lagian heater gue itu mulai kerja keras mungkin sore, jadi sepanas2nya, masih bisa tahan lah gue.

Hari ini seperti biasa bangun pagi, berangkat kuliah. Pulang2, wuih~~ baru kerasa pengapnya. Serasa di sauna. Jadi langsung gue telpon landlord gue minta tolong... Abisnya radiator gue dikasih ruji2 gitu. Maksudnya biar keren kali, nggak keliatan radiatornya. Sebenernya sih nggak perlu landlord buat ngecilin heater, cuman butuh obeng. Tapi dasar gue baru sekarang ini ketemu sama heater model lama, nggak ngerti cara gede kecilin gimana... Gue taunya yang tinggal geser mau temperatur seberapa...

Abis ngecilin heater, dia cerita. Ada tenant yang baru keluar, ninggalin futton masih bagus. Dia tanya gue mau nggak. Ya mau lah! hehehe... Katanya waktu mereka lagi mikir mau diapain itu futton, mereka inget ke gue. hahaha.. maklum, graduate student dengan pendapatan seret, ruang tamu apartemen gue nggak ada sofanya. Gue cuman kasih matras dari busa, gue lipet dua, ditutupin bedcover sebagai tempat duduk. Cukup empuk buat duduk maksimal 1 jam.... Kok ya mereka nyadar gue butuh sofa :D

Saturday, March 04, 2006

Shakespeare

Kemaren adalah hari yang lain dari biasanya buat gue. Dalam sehari, gue ketemu sama kata Shakespeare 4 kali.

Pertama, waktu gue lagi maen scramble di MIRC...

Kedua, di kelas probability models, guru gue ngasih contoh soal,

How long does it take a monkey to type the complete work of Shakespeare, given that the monkey types randomly?
Ketiga, di kelas inference, guru gue yang satu lagi juga ngasih contoh yang berhubungan sama Shakespeare. Lupa... apaan yah ceritanya?

Keempat, gue pergi ke colloquium math. Guest speaker kali ini cewek US pertama di tim olimpiade matematikanya Amerika. Di presentasinya, dia juga refer ke Shakespeare untuk analogi Matematika dan Literatur.

Apakah kemaren hari Shakespeare nasional di Amerika...?

Monday, February 13, 2006

Polar Bear Plunge

Let me show you how Minnesotans spend winter time...


Last Saturday, I went to my first Polar Bear Plunge. Well, not my plunge... I just came to watch!

This event was to raise funds for the special olympics. The slogan for the event: "Freezin for a reason." Well, I was freezing while watching them jumped into Lake Superior. It was around 20 F I think. It was amazing watching those people do it. Some of them even jumped in several times... The event was held for 2 hours and there were almost always people jumping in every 5 minutes.

Anyway, Grey's Anatomy is my new fave tv show. Today episode's closing sentence was:

If you know today's your last day in the world, how would you spend it?

I know for sure, I won't be plunging into Lake Superior...

Monday, February 06, 2006

It's February already?!

Rasanya perayaan taon baruan belom lama. Hari ini digereja, buka buku misa, tertera "5 February." Gila, waktu emang salah satu misteri hidup yah. Disaat yang sama, satu orang bisa ngerasa kalo waktu itu lambat banget kaya siput sementara orang lain ngerasa waktu berjalan terlalu cepet. Aneh tapi nyata! Mestinya waktu jadi salah satu objek di museumnya Ripley's Believe It Or Not yah. Pajang jam dinding dengan keterangan,

Time, constant and yet different to each of its travellers.
Hari ini puas gue nonton Charmed. Lumayan, TNT lagi seharian pasang back to back episodes of Charmed. Akhirnya gue nonton beberapa episode yang ketinggalan2, to fill in the gaps. :D

Okay, time for me to hit the bed!